Sunday, March 21, 2010 0 comments

Epilog Seorang Teman - Amar

Aku bersyukur menjadi temanmu
Banyak yang telah ku pelajari erti kehidupan
Ukhuwah yang sekian lama terjalin
Semurni embunan pagi

Perjalanan kita masih jauh
Rentasi segala ranjau serta onak berduri
Hanya ketabahan dan keimanan di hati
Mengatasi segalanya

Ku cuba memahami dirimu
Agar persahabatan kekal utuh bersatu
Ku sedar betapa cekalnya hatimu
Menhadapi ujian Allah Yang Satu

Akal budi sinar peribadi
Madah indahmu tidak akan daku lupakan
Kau sering mengingatkan diri ini
Tiada kemanisan hidup tanpa keimanan

Ya Allah Oh Tuhan kami
Seiringkanlah perjalanan ini
Mengharungi hidup penuh pancaroba
Mencari kasih Mu

Berkatilah persahabatan kami ini
Buat selamanya
Oh Tuhanku ku tujukan lagu ini buat sahabat2 yang ku sayangi dan sayangi..semoga ukhuwah yang terjalin selama ini akan terus kekal hingga ke akhirnya...
tringat kenangan bersama-sama teman dulu..
Wednesday, March 17, 2010 0 comments

Always be there : Maher Zain

Alllahu Akbar…
If you ask me about love
And what i know about it
My answer would be
It’s everything about Allah

The pure love, to our souls
The creator of you and me,
The heaven and whole universe
The one that made us whole and free
The guardian of HIS true believers
So when the time is hard
There’s no way to turn
As HE promise HE will always be there
To bless us with HIS love and HIS mercy
Coz, as HE promise HE will always be there
HE’s always watching us, guiding us
And HE knows what’s in all in our heart,
So when you lose your way
To Allah you should turn
As HE promise HE will always be there…

HE bring ourselves from the darkness into the light
Subhanallah praise belongs to YOU for everything
Shouldn’t never feel afraid of anything
As long as we follow HIS guidance all the way
Through the short time we have in this life
Soon it all’ll be over
And we’ll be in His heaven and we’ll all be fine
So when the time gets hard
There’s no way to turn
As HE promise He will always be there
To bless us with HIS love and HIS mercy
Coz, as HE promise HE will always be there
HE’s always watching us, guiding us
And HE knows what’s in all in our heart
So when you lose your way
To Allah you should turn
As HE promise HE will always be there…
Allahu Akbar…

So when the time gets hard
There’s no way to turn
As HE promise He will always be there
To bless us with HIS love and HIS mercy
Coz, as HE promise HE will always be there
HE’s always watching us, guiding us
And he knows what’s in all in our heart
So when you lose your way
To Allah you should turn……As HE promise HE will always be there…
Allahu Akbar…
0 comments

Insyaallah by Maher Zain

Everytime you feel like you cannot go on
You feel so lost
That your so alone
All you is see is night
And darkness all around
You feel so helpless
You can’t see which way to go
Don’t despair and never loose hope
Cause Allah is always by your side
Insya Allah x3
Insya Allah you’ll find your way

Everytime you can make one more mistake
You feel you can’t repent
And that its way too late
Your’re so confused,
wrong decisions you have made

Haunt your mind and your heart is full of shame
Don’t despair and never loose hope
Cause Allah is always by your side
Insya Allah x3
Insya Allah you’ll find your way
Insya Allah x3
Insya Allah you’ll find your way

Turn to Allah
He’s never far away
Put your trust in Him
Raise your hands and pray
OOO Ya Allah
Guide my steps don’t let me go astray,
You’re the only one that showed me

the way,
Showed me the way x2
Insya Allah x3
Insya Allah we’ll find the way


Sunday, March 7, 2010 0 comments

ED

Alhamdulillah, pada waktu tengah hari, sabtu 5 Mac 2010 kami telah berjaya mengikuti program Eksplorasi Du’at (ED) yang telah diadakan di DF. Bermula pada hari jumaat malam. Secara umumnya, banyak manfaat yang kami semua dapat melalui ED seperti tips2 untuk seimbangkan antara dakwah, akademik, aktiviti kokurikulum, serta kelab dan perstuan yang disampaikan oleh Farha, Munirah dan Kak Izyan pada hari jumaat malam dalam slot `Sharing is Caring’. Antara tips2 yang diberi ialah kita kena tau dulu kemampuan kita sendiri, time management kena betul, kalau kita pernah menghadapi kegagalan, jangan putus asa, tapi kena cepat2 bangkit semula, dan yang paling penting hubungan kita dengan Allah kena jaga dan banyak lagi tips yang diberikan. Pada malam itu juga kami disajikan dengan tayangan movie Sang Murabbi yang menceritakan mengenai Ustaz Rahmat yang tidak pernah mengenal erti penat lelah dalam menjalankan dakwah walaupun pada mulanya Ustaz Rahmat juga pernah dikatakan sesat kerana method dakwah yang digunakannya tidak sama dengan cara yang digunakan oleh orang-orang sebelum ini. Tetapi beliau tidak mudah melatah, malah beliau bertemu dengan orang yang berkata begitu dan tunjukkan apa yang disampaikannya sebelum ini kepada orang ramai dan bertanya kepadanya adakah apa yang disampaikannya itu salah dan sesat maka terbuktilah apa yang disampaikan oleh beliau itu langsung tidak bercanggah dengan ajaran Islam. Saya cukup tertarik melihat ustaz Rahmat berdakwah kepada sekumpulan pemuda yang minum arak itu. Caranya sangat halus dan tidak menimbulkan rasa marah mereka terhadap beliau. Begitulah, lain mad’u yang ingin kita berdakwah, lain cara yang patut kita gunakan dan banyak lagi pengajaran yang dapat menaikkan semangat para da’ie melalui cerita ini.

Pada hari terakhir pula, kami semua disediakan dengan banyak santapan rohani sehingga berakhirnya program iaitu pada mulanya kami diberikan pengisian yang disampaikan olah Kak Wardah yang bertajuk kepentingan tarbiyah yang menyentuh mengenai 3 persoalan kehidupan yang mana 3 persoalan inilah adalah menentukan cara hidup kita sendiri kerana jika kita tidak tahu jawapan yang sebenar-benarnya jawapan bagi persoalan ini kita mungkin tidak akan mencapai matlamat sebenar kita dijadikan. 3 persoalan tersebut adalah

1. Min aina??

2. limaza??

3. Ila aina??

Bagi jawapan min aina itu adalah kita datang dari Allah. Allah yang menjadikan kita daripada tanah seperti firman Allah dalam surah Al-Hajj:5 yang bermaksud:

“Hai manusia, jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur), maka (ketahuilah) sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepada kamu dan Kami tetapkan dalam rahim, apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (dengan berangsur- angsur) kamu sampailah kepada kedewasaan, dan di antara kamu ada yang diwafatkan dan (adapula) di antara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun, supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatupun yang dahulunya telah diketahuinya. Dan kamu lihat bumi ini kering, kemudian apabila telah Kami turunkan air di atasnya, hiduplah bumi itu dan suburlah dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang indah. “


Manakala bagi persoalan ke2 pula yang menyebut kenapa kita dijadikan? Jawapannya adalah kita dijadikan sebagai khalifah dan juga untuk beribadah kepadaNya seperti firman Allah dalam surah Az-Zaariyat: 56 dan surah Al-Baqarah:30 yang membawa maksud:


“Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.” 51:56

“ Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi." Mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui." 2:30


Manakala persoalan ke3 pula adalah ke mana kita akan pergi@ kembali. Sudah tentulah jawapannya kita akan kembali kepada Allah seperti firmanNya dalam surah al-mu’minun:114-115.


“Allah berfirman: "Kamu tidak tinggal (di bumi) melainkan sebentar saja, kalau kamu sesungguhnya mengetahui . Maka apakah kamu mengira, bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami? 23:114-115.


Begitulah jawapan bagi 3persoalan kehidupan kita ini. Setelah selesai penyampaian daripada kak Wardah, tibalah acara kemuncak bagi program eksplorasi du’at ini iaitu eksplorace. Checkpoint bagi kumpulan kami adalah pondok pak guard --> pondok kosong--> belakang rumah DF --> taman permainan --> depan tasik nilam. Bila difikir2 kembali kenapa kami diberi task sebegitu rupa? Kenapa task itu tidak bermula dari DF dan terus berakhir di Tasik Nilam, tanpa perlu berpatah balik? Sebenarnya itulah perjalanan hidup kita sebagai seorang da’ie bukanlah mudah, malah dipenuhi dengan ujian-ujian dan cabaran-cabarannya tersendiri. Eksplorace ini juga sebenarnya mengenai 10 muwassofat tarbiyyah. Itulah antara sedikit sebanyak yang diperolehi dalam program Eksplorasi Du’at ini...Wallahua’lam.

Wednesday, March 3, 2010 2 comments

Manusia

sekadar ingin berkongsi sebuah cerita yang diterima dari seorang sahabat. Kisah ni sebenarnya menggambarkan kehidupan kita sebagai manusia. Semoga kita dapat bermuhasabah diri kita...

UNTUK RENUNGAN BERSAMA ….

Adalah seorang hamba Allah ni, dia pergilah bersiar-siar di tepi hutan. Sedang dia menghirup udara rimba yg segar tu, tetiba dia terdengar satu bunyi... jeng!jeng!jeng! .. bunyi.... aauuummmmm!! ! Bunyi harimau yg kelaparan dan hanya menunggu mangsanya saja.

Jadi, si hamba Allah ni pun lari untuk menyelamatkan diri. Harimau tu kejar hamba Allah ni. Sebab dia dah lapar sangat ni. Harimau tu pun kejar, kejar, kejar dan kejar. Hamba Allah ni punyalah takut, berlari lintang pukang. Sempat juga dia berdoa agar dia diselamatkan daripada dibaham dek harimau tadi.

Dengan kuasa Allah diperlihatkan sebuah perigi di depan mata nya. Jadi untuk menyelamatkan diri si hamba Allah ni pun terjunlah ke dalam perigi. Perigi tu ada tali dan sebuah timba. Si hamba Allah ni bergayut pada tali tu. Tali tu pendek jer. Jadi dia bergantungan di tengah-tengah perigi.

Di mulut perigi, harimau yg lapar tu menunggunya. Si hamba Allah ni pun berfikirlah macam mana nak menyelamatkan diri, sam bil berdoa kepada Allah agar dia diselamatkan. Tengah dok berfikirbagaiman nak selamat, tiba-tiba dengar bunyi kocakan air di bawah perigi.

Aaaaa!!!!... Ya Allah..... lagilah seram dibuatnya. Nak tahu ada apa kat bawah tu? Ada 2 ekor buaya yg kelaparan. Apalah nasib. Dah jatuh ditimpa tangga. lagilah takut si hamba Allah ni. Atas ada harimau bawah ada buaya. Semakin risau dan takut.

Tengah berfikir untuk mencari jalan keluar, tetiba keluar seekor tikus putih dari lubang celah-celah perigi, naik ke atas ikut tali yg hamba Allah tu bergayut. Sampai kat atas tikus tu gigit tali tu pulak. Cis, kurang ajar punya tikus. Alahhhh.... macam maner ni. Pas tu, keluar lagi seekor tikus yg berwarna hitam. Naik mengikut tali tadi, cit!cit! cit!cit! sam pai kat atas.Tikus hitam ni pun gigit juga tali tu. Cis, lagi satu. Macam mana aku nak buat ni... habislah jadi mangsa buaya
.
Berfikir lagi. Kalau naik kat atas makan dek harimau. Kalau tunggu tali putus dan jatuh ke bawah makan dek buaya. Macam mana nih... Sedang hamba Allah tu berfikir cam ner nak selamatkan dirinya, tetiba.... terdengar satu bunyi.... uuuuuuuuuuuuu. .. Bunyi lebah bawa madu.
Si hamba Allah ni pun mendongak ke langit, melihat lebah yg sedang bawa madu. Tetiba setitik madu terjatuh dan terus masuk ke dalam mulut si hamba Allah ni tadi. Punyalah nikmat sehingga tidak terkata.
Hamba Allah tu kata, 'Fuh manisnya madu ni , tak pernah ku rasa manisnya ni. Sedapnya.. Subhanallah sungguh sedap ni.' kerana setitik madu si hamba Allah tu lupa pada harimau yg sedang menantinya di mulut perigi dan buaya yg menantinya di bawah

Kalau semua nak tahu ...
si Hamba Allah itu adalah kita semua sebagai manusia. Harimau yg mengejar tu adalah maut kita, ajal memang sentiasa mengejar kita, so beringat-ingatlah. 2 ekor
buaya itu adalah malaikat Munkar Dan Nakir yg menanti kita di alam kubur nanti.
Tali yg tempat di hamba bergayut tadi adalah jangka hayat kita kalau pendek talinya maka panjanglah umur kita dan kalau panjang talinya maka pendeklah umur kita.
Tikus Putih dan Hitam tu adalah dunia kita siang dan juga malam yang sentiasa menghakis umur kita. Kan tikus tu gigit tali tu.
Madu... madu yg jatuh setitik ke dalam mulut hamba itu tadi adalah nikmat dunia. Bayangkan setitik saja madu tu jatuh ke dalam mulutnya, dia lupa pada harimau dan buaya tu.. Macam kitalah bila dapat nikmat sikit lupa pada Allah. Waktu susah baru la nak ingat Allah. Astaghfirullah. ..
 
;